TN.01

Penulis: “TANGAN NAKAL”

ASSALAMUALAIKUM.

Ini adalah tulisan saya yang belum sempurna,jika ada kesalahan mohon dikritik dan di beri saran,saya sangat sungguh berterima kasih pada kalian.

○○○

Part one

Aku memilih tidur panjang dan tidak bangun-bangun.
Bukan mati.
Dunia mimpi lebih indah dari dunia ini,walau itu palsu.Kehidupan yang ku jalani disana membuat aku melupakan kenyataan yang menyakitkan.
Tak ada yang mengatur,duniaku hanya aku yang tahu.Memang faktanya semua itu fantasi yang realitasnya tak nyata.
Menyakitkan memang,sekalipun itu palsu dan bukan apa-apa cukup membuatku bahagia.

Apa kamu bahagia?
Aku tak tahu bahagia seungguhnya itu seperti apa.
Yang ku tahu.Senyum,tertawa lepas dengan orang-orang yang kita sayang adalah kebahagian.Selepas itu aku kembali sedih.

Kebahagian datang dari dirimu sendiri,bagaimana kamu membuat semua itu tertata.Bukan melapisi dengan kebohongan.”

Kebohongan yang membuat aku lupa,cara untuk mempercayai mereka.Itu membuatku sedih,dan menerima semua orang,hanya munafik.
Sakit bukan?
Saat kita mempercayai seseorang kita di dustakan.

Ketika aku,berusaha untuk percaya.Aku sakit,sangat sakit.Bagai ditikam berkali kali namun tak berdarah.
Jujur saja,aku tak pernah menerima kenyataan bahwa ini adalah hidupku.
Tak sedikitpun,terlintas dibenak ku untuk menikmati hidup ini.
Kebahagian itu waktu yang singkat.

Harapan bahagia yang melambai pada ku mungkin hanya khayalan semata.Tapi,aku harus pergi untuk tahu.

Jika ingin bertahan dengan hidup penuh kebohongan orang dewasa kamu membutuhkan sesuatu yang lebih besar dari sekedar rasa hormat.Kau membutuhkan kejujuran yang spesifik untuk membuat dirimu yakin pada mereka.”

Dalam hidup ada perpisahan dan akhir,dua hal yang berbeda membuat orang tak mengerti maksudnya.Akupun seperti itu.
Selalu terlintas di pikiranku.Mengapa aku menjadi budak hidupmu.Berperan,memaksa hati untuk bertahan,mempersiapkan diri menerima luka yang kapan saja muncul,dan merelakan kenyataan luka akibat rasa cinta pada orang yang salah.
Menyedihkan
Aku tak pernah tahu alasan ku untuk hidup sekarang ini.
Aku tak tahu mengapa tuhan memberikan ku umur panjang.
Hidup ini membingungkan.

Kebahagian tidak membutuhkan mu,kamu yang membutuhkannya,Tuhan tidak memaksa mu untuk menerima pemberiannya,kamu sendiri yang menginginkannya.”

Time.11:00
Kendari,07,2019

TERIMAH KASIH…